Kapolsek Pinangsori AKP L. Siregar Cek Langsung TKP Kebakaran Rumah dan Dagangan Warga Badiri

Kapolsek Pinangsori AKP L. Siregar Cek Langsung TKP Kebakaran Rumah dan Dagangan Warga Badiri

- in Berita
0
0

tribratanewstapteng.com – Minggu 12/2/2017

WhatsApp Image 2017-02-11 at 18.52.07

Satu unit rumah sekaligus tempat berjualan milik Haugo Dodo Ziliwu (47) di Dusun 2, Desa Aek Horsik, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, ludes terbakar, Sabtu (11/2/2017) sekitar pukul 15.30 WIB. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp500 juta.

Informasi yang diperoleh dari Kapolsek Pinangsori AKP L Siregar, kemunculan api pertama kali diketahui oleh pemilik rumah semi permanen itu, yakni dari bagian dapur.

“Pemilik rumah Haugo Dodo Ziliwu yang pertama melihat kepulan asap dari bagian dapur. Dan 15 menit sebelumnya korban memang ada memasak air dengan kompor sumbu berbahan bakar minyak tanah,” ujar kapolsek.

Setelah sadar telah terjadi kebakaran, sambung kapolsek, pemilik rumah lalu berteriak meminta tolong kepada warga sekitar, warga juga menghubungi pihaknya.

“Sejumlah warga kemudian berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, dan kami menghubungi pemadam kebakaran pemerintah kabupaten,” kata kapolsek.

Tapi, sambung kapolsek, api tidak dapat dikendalikan dan malah semakin membesar dan menjalar karena terjadi ledakan genset listrik yang ada di dalam rumah itu. Pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB, dan berhasil memadamkan api sekitar 40 menit kemudian.

“Tapi api semakin tidak terkendali setelah menyambar genset listrik itu. Rumah korban dan harta bendanya ludes ” ujar kapolsek.

Kapolsek menyebutkan pihaknya sudah meminta keterangan dari beberapa saksi mata di lokasi. Kesimpulan sementara api diduga berasal dari kompor sumbu minyak yang menyala dan ditinggalkan di dapur rumah.

Kerugian materi diantaranya berupa, surat-surat dan berkas berharga, kependudukan dan catatan sipil, serta ijazah. Lalu, televisi dan barang elektronik lainnya, 1 unit Sepedamotor jenis bebek, uang tunai sebesar Rp30 juta, barang perabotan rumahtangga, barang-barang kelontong dagangan diantaranya puluhan zak beras, dan lainnya.

“Untuk sementara keluarga korban mengungsi ke rumah kerabatnya di desa itu,” pungkas kapolsek.

About the author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.